Preloader

Sambutan Dirut

Sejalan dengan visi Perseroan menjadi perusahan energi kelas dunia, Perseroan telah menetapkan beberapa kebijakan strategis termasuk pengembangan kapasitas angkutan dan pelabuhan, bisnis energi berbasis batu bara, renewable energy, dan proyek hilirisasi batu bara.

- Arsal Ismail Direktur Utama
Arsal Ismail

Pandemi COVID-19 masih menjadi tantangan utama bagi ekonomi global dan nasional di tahun 2021. Kendati sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, namun COVID-19 tetap menjadi faktor yang sangat berpengaruh. Di tengah kondisi pandemi, industri batu bara justru mendapat angin segar. Harga batu bara dunia naik signifikan akibat tingginya permintaan sejalan dengan pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi COVID-19. Disisi lain, pasokan batu bara sedikit terhambat akibat cuaca. Tahun 2021, indeks harga batu bara Newcastle sempat membukukan rekor harga tertinggi yakni pada level USD222,35 per metrik ton pada Oktober 2021. Catatan itu menjadi tertinggi sepanjang masa. Demikian juga dengan harga batu bara acuan (HBA) di tanah air yang sempat menyentuh USD215,01 per metrik ton pada November 2021.

Kebijakan Strategis Tahun 2021

Sejalan dengan visi Perseroan menjadi perusahan energi kelas dunia, Perseroan telah menetapkan beberapa kebijakan strategis untuk mencapai visi Perseroan. Terdapat beberapa fokus yang akan dilakukan yakni pengembangan kapasitas angkutan dan pelabuhan, bisnis energi berbasis batu bara, renewable energy, dan proyek hilirisasi batu bara.

Perseroan telah mencanangkan pengembangan kapasitas angkutan dan pelabuhan menjadi 72 juta ton per tahun pada tahun 2026. Untuk mendukung target tersebut, Perseroan telah berhasil meningkatkan kapasitas angkutan dan pelabuhan/ dermaga yaitu Tanjung-Enim ke Dermaga Kertapati (Palembang) dari 5 juta ton/tahun menjadi 7 juta ton pertahun dan Tanjung Enim ke Pelabuhan Tarahan (Lampung) menjadi 25 juta ton/tahun di tahun 2021. Selebihnya untuk penambahan 40 juta ton lainnya, akan dikembangkan oleh Perseroan dengan pengembangan proyek peningkatan kapasitas angkutan dan pelabuhan dari Tanjung Enim ke Kramasan dan Tanjung Enim ke Perajen masing-masing 20 juta ton per tahun, dengan target penyelesaian masing-masing pada tahun Triwulan IV 2024 dan Triwulan III 2026. 

Guna mendukung menjadi perusahaan energi, Perusahaan juga telah memasuki bisnis energi melalui pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Perseroan telah memiliki dua PLTU yang dioperasikan oleh joint venture company Perseroan yakni PT Bukit Pembangkit Innovative dan PT Huadian Bukit Asam Power. PT Bukit Pembangkit Innovative sendiri merupakan pemilik dari PLTU dengan kapasitas 2x110 Mega Watt (MW) berlokasi di Banjarsari, Kabupaten Lahat yang telah beroperasi komersial. Sedangkan, PT Huadian Bukit Asam Power yang merupakan joint venture company dengan China Huadian Hongkong Company Ltd, akan mengembangkan PLTU Mulut Tambang terbesar di Indonesia dengan Kapasitas 2x620 WM dengan nama proyek Sumsel-8 berlokasi di Tanjung Enim. Bisnis pembangkit yang dikembangkan oleh Perseroan tersebut diharapkan akan menambah porsi pendapatan Bukit Asam dari bisnis energi. 

Perseroan juga akan mengembangkan proyek Coal to DME bekerjasama dengan PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemical, Inc (AP) yang akan memproduksi 1,4 juta ton DME pertahun. Di 2021, Perseroan bersama dengan mitra Perseroan yakni PT Pertamina dan AP telah menandatangani Cooperation Agreement Amendement and Processing Agreement DME Coal Gasification pada tanggal 11 Mei 2021. Proyek Coal to DME sendiri ditargetkan akan beroperasi secara komersial pada tahun 2024.

Sebagai inisiasi Perseroan mendukung Net Zero Emission yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia sebagaimana amanat dari Paris Agreement, Perseroan juga telah menggagas proyek pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis panel surya. Di tahun 2020, Perseroan telah berhasil mengoperasikan PLTS di AOCC (Airport Operation Control Centre) Bandara Soekarno Hatta, Jakarta bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) dengan kapasitas 241 KwP. Selain itu, Perseroan juga akan melakukan optimasi lahan pascatambang Perseroan untuk pengembangan PLTS yakni pada lokasi Tanjung Enim-Sumatera Selatan diluas lahan ±201 Ha dengan kapasitas ±200MW, Ombilin-Sumatera Barat pada lahan ±224 Ha dengan kapasitas ±200MW, dan Bantuas-Kalimantan Timur. 

Direksi memastikan seluruh strategi tersebut dapat terimplementasikan dengan baik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan rapat Direksi secara rutin dengan mengundang pimpinan satuan kerja terkait sehingga kebijakan Perusahaan dapat tersampaikan ke semua pegawai. Sepanjang tahun 2021, Direksi menyelenggarakan rapat sebanyak 43 kali, termasuk 13 rapat gabungan bersama Dewan Komisaris.

Akhir Kata

Perusahaan telah berhasil meraih kinerja yang sangat baik di tahun 2021 yang penuh tantangan. Keberhasilan tersebut tak lepas dari dukungan seluruh Insan Perusahaan yang telah bekerja keras dengan dedikasi yang tinggi. Atas nama Perusahaan, kami memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu Perusahaan mewujudkan kinerja tersebut, khususnya kepada seluruh pegawai, Dewan Komisaris, pemegang saham, regulator, Mitra Kerja dan Pelanggan, serta pihak-pihak lain yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu. 

Semoga kinerja yang baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa-masa mendatang

Jakarta,

Arsal Ismail
Direktur Utama

Achievements

Achievement
TOP