Preloader

Berita

Berkat Elektrifikasi dan Digitalisasi, PTBA Bisa Hemat Rp 58,4 Miliar per Tahun

Muara Enim, 2 September 2022 - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus menjalankan transformasi untuk menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan. Sejumlah program dilakukan untuk mencapai visi tersebut, di antaranya adalah Eco-Mechanized Mining (e-MM) dan E-Mining Reporting System.
 
Eco-Mechanized Mining (e-MM) adalah program konversi alat-alat pertambangan berbahan bakar minyak menjadi berbasis listrik. Alat-alat pertambangan tersebut mulai dari untuk proses penggalian, transportasi, dan peralatan pendukung lainnya.
 
"PTBA dapat menghemat bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel hingga 7 juta liter per tahun berkat program ini dan mereduksi emisi sebesar 19.777 tCO2e. Program ini menciptakan penghematan sebesar Rp 47,7 miliar per tahun," kata Corporate Secretary PTBA, Apollonius Andwie.
 
Sedangkan E-Mining Reporting System adalah program yang berkaitan dengan pelaporan online dan real time untuk operasional pertambangan. Sistem berbasis online ini bisa diakses melalui aplikasi CISEA (Corporate Information System and Enterprise Application), menggantikan sistem pelaporan manual.
 
"Berkat program ini, PTBA dapat menghemat konsumsi BBM (diesel) sebanyak 1,2 juta liter per tahun dan menekan emisi karbon hingga 1.677 tCO2e per tahun. Program ini mampu menciptakan penghematan hingga Rp 10,78 miliar per tahun," ujarnya.
 
Total efisiensi yang dihasilkan program e-MM dan E-Mining Reporting mencapai Rp 58,48 miliar.
 
Elektrifikasi dan digitalisasi pertambangan juga merupakan langkah PTBA untuk mendukung pemerintah mencapai target Net Zero Emission pada 2060.
 
Program-program PTBA lainnya untuk menekan emisi karbon adalah beralih ke kendaraan berbasis listrik untuk operasional pertambangan, melakukan reforestasi pada lahan bekas tambang, hingga mengganti bahan perusak ozon dengan bahan lain yang ramah lingkungan, kerja sama dengan lembaga internasional CDP (Climate Disclosure Project) dalam bentuk pendampingan laporan CDP Climate Change PTBA.
 
PTBA pun terus meningkatkan portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT), di antaranya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 241 kWp di Bandara Soekarno-Hatta dan PLTS berkapasitas 400 kWp di Jalan Tol Bali Mandara.

Berita Lainnya

GRC CLASS SPECIAL EVENT 2022

PENERAPAN BUSINESS JUDGEMENT RULES DI BUMN DAN ANAK USAHA BUMN Pada tanggal 28-29 September 2022 PTBA telah menyelenggarakan GRC Class Special Event 2022 dengan tema Penerapan Business Judgement Rules di…

September 30, 2022

Terapkan Good Mining Practice, PTBA Raih 3 Penghargaan dari Kementerian ESDM

Jakarta, 29 September 2022 - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil meraih 3 Penghargaan Prestasi Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik (Good Mining Practice/GMP) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya…

September 30, 2022

Hari Pertambangan dan Energi ke-77, Bukit Asam Terus Berkontribusi untuk Negeri

Jakarta, 28 September 2022 - Hari Pertambangan dan Energi ke-77 dirayakan pada hari ini, Rabu (28/9), dengan tema "Energi Bangkit Lebih Kuat". Sejalan dengan tema tersebut, PT Bukit Asam Tbk…

September 28, 2022
TOP