Sambutan Direktur Utama

Sambutan Direktur Utama Menyambut
Kinerja Tahun 2017

Tahun 2016 memberikan tantangan yang cukup signifikan pada pertumbuhan PTBA. Tantangan tersebut terutama berasal dari kondisi perlambatan ekonomi global dan situasi geopolitik yang turut mempengaruhi perekonomian Indonesia serta memberikan dampak merata di semua sektor industri. Secara keseluruhan, perekonomian Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif dengan pencapaian pertumbuhan PDB sebesar 5,02%, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 4,88%, dan juga disertai dengan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan yang terpelihara dengan baik. . Terlepas dari tekanan eksternal, pencapaian ini antara lain ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang memperoleh manfaat dari inflasi yang rendah dan kelonggaran kebijakan moneter dalam menghadapi tantangan dari sektor eksternal. Kami bersyukur karena Perseroan berhasil menutup tahun 2016 dengan pencapaian-pencapaian yang cukup membanggakan

Dari sisi operasional, Perseroan berhasil meningkatkan kinerjanya seperti yang ditunjukkan pada produksi dan pembelian batu bara di sepanjang tahun 2016 yang mengalami sedikit peningkatan sebesar 0,39% sedangkan penjualan batu bara mengalami peningkatan sebesar 9%. Pencapaian ini seiring dengan optimasi perencanaan tambang di mana produksi batu bara Perseroan meningkat sebesar 19,62 juta ton atau 1,77% dibandingkan tahun 2015

Sejalan dengan meningkatnya produksi batu bara, total volume angkutan batu bara melalui kereta api ke Pelabuhan Tarahan dan Dermaga Kertapati juga mengalami peningkatan, yaitu dari 15,79 juta ton tahun 2015 menjadi 17,72 juta ton di tahun 2016 atau meningkat 12,22%. Peningkatan volume angkut batu bara tersebut merupakan hasil dari perbaikan sistem manajemen angkutan dan koordinasi yang intensif antara Perseroan dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Meskipun menunjukkan tren pemulihan di akhir tahun 2016, tantangan Perseroan di awal tahun terutama terletak pada harga batu bara yang belum sebaik tahun sebelumnya seperti yang terlihat di awal tahun. Agar Perseroan tetap bisa bertahan di tengah tantangan tersebut dan tetap memberikan kontribusi bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan, maka langkah pertama yang diambil oleh Perseroan adalah dengan mendorong efisiensi. Langkah efisiensi yang ditempuh oleh Perseroan terbagi menjadi dua hal yakni investasi dan operasional.

Meskipun menunjukkan tren pemulihan di akhir tahun 2016, tantangan Perseroan di awal tahun terutama terletak pada harga batu bara yang belum sebaik tahun sebelumnya seperti yang terlihat di awal tahun. Agar Perseroan tetap bisa bertahan di tengah tantangan tersebut dan tetap memberikan kontribusi bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan, maka langkah pertama yang diambil oleh Perseroan adalah dengan mendorong efisiensi. Langkah efisiensi yang ditempuh oleh Perseroan terbagi menjadi dua hal yakni investasi dan operasional.

Arviyan Arifin

Direktur Utama

Seluruh jajaran Direksi mengucapkan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada para pemegang saham, pemangku kepentingan, serta mitra bisnis. Apresiasi mendalam khususnya juga ditujukan kepada Dewan Komisaris, pihak manajemen, serta seluruh karyawan yang turut berkontribusi mendukung tumbuh kembang Perseroan .


Apresiasi juga kami sampaikan kepada pemerintah, pihak regulator, masyarakat luas, serta konsumen pada khususnya atas segala dukungan yang senantiasa mendorong kemajuan Perseroan. Berbekal dukungan penuh dari seluruh pihak, Perseroan berkomitmen untuk mewujudkan visinya menjadi perusahaan energi kelas dunia yang senantiasa memperhatikan lingkungan.


Jakarta,



Direktur Utama

Arviyan Arifin