PT Bukit Asam Tbk memiliki sejarah yang sangat panjang di industri batu bara nasional

Operasional perusahaan ini ditandai dengan beroperasinya tambang Air Laya di Tanjung Enim tahun 1919 oleh pemerintah kolonial Belanda. Kala itu, penambangan masih menggunakan metode penambangan terbuka.

STRUKTUR HOLDING

DEWAN KOMISARIS

agus

Agus Suhartono

Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen

Menjabat sebagai Komisaris Utama sejak RUPSLB pada tanggal 10 Oktober 2013 dengan latar belakang pendidikan di Lemhanas (2003), Sesko TNI (1999), Seskoal (1994) dan Akademi Angkatan Laut (1978).

Sebelum menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bukit Asam Tbk, pria kelahiran Blitar 25 Agustus 1955 ini pernah menjabat sebagai Panglima TNI periode 2010 s/d 2013. Sebelumnya beberapa jabatan penting juga pernah dijalaninya, seperti Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) di tahun 2010 dan menjadi Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan.

soenggoel

Soenggoel Pardamean Sitorus

Komisaris Independen

Lahir di Tarutung Sumatera Utara, 7 Maret 1945.

Menempuh pendidikan Jumpmaster pada tahun 1974 dan Jumpmaster, Pathfinder & Air Ground Operations System and The Transportation by Program Mobile Training Team (MTT-US) di tahun 1975. Pada tahun 1979 mengikuti Kursus Lanjutan Perwira Infanteri (Suslapa Inf) dan tahun 1985 menjalani pendidikan di Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat (Seskoad).

Riwayat karir sebagai Mantan Brigadir Jenderal TNI dan Komisaris PT Adimitra Baratama Nusantara. Dasar Hukum penunjukkan sebagai Komisaris Independen PT Bukit Asam Tbk adalah Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 28 Desember 2018.

jhony

Jhoni Ginting

Komisaris

Lahir di Medan Sumatera Utara, 12 Juni 1961.

Menempuh pendidikan S1 bidang Hukum dan melanjutkan S2 Hukum di Universitas Airlangga.

Riwayat karir sebagai Irjen Kementerian Hukum dan HAM (2018), Deputi III Bidang Hukum dan HAM pada Menkopolhukam (2015), Direktur I Bidang Ekonomi dan Moneter pada Jaksa Agung Muda Intelijen di Kejaksaan Agung (2013), dan Kepala Kejaksanaan Tinggi Sumatera Selatan (2012).

robert

Robert Heri

Komisaris

Menjabat Komisaris Perseroan sejak 2012 sekaligus menjabat sebagai Kepala dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumatera Selatan (1 Maret 2010 - sekarang).

Meraih Gelar Sarjana Teknik Geologi dari Universitas Pakuan Bogor pada tahun 1991 dan Magister Manajemen dari Universitas Binadarma Palembang tahun 2008. Pemegang Satya Lencana Karya Satya 10 tahun dari Presiden Republik Indonesia ini, memulai perjalanan karir sebelumnya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 1993, Kasi Geologi Tata Laksana Kanwil Sumsel tahun 2000, Direktur Utama BUMD PT. Petromuba, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Musi Banyu Asin (2008), sebelum diangkat sebagai Kepala dinas Pertambangan dan Energi sejak 2010 hingga saat ini.

taufik

Taufik Madjid

Komisaris

Lahir di Ngofakiaha Maluku Utara, 1 Januari 1971.

Menempuh pendidikan S1 jurusan Ilmu Pemerintahan di Universitas Sam Ratulangi dan melanjutkan pendidikan S2 Manajemen Pembangunan Sosial di Universitas Indonesia.

Karir sebagai Pembina Utama Madya (IV/D) Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

heru

Heru Setyobudi Suprayogo

Komisaris

Ditetapkan menjadi Komisaris Perseroan dalam RUPS Tahunan tanggal 20 April 2017.

Saat ini menjabat sebagai Plt. Staf Ahli Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Badan Intelijen Negara. Pendidikan S-1 Sosial Ekonomi Universitas Brawijaya (1982), S2 Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jagakarsa (2005), dan Lemhanas (2009).

DIREKSI

arviyan

Arviyan Arifin

Direktur Utama

Sebelum diangkat menjadi Direktur Utama PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA, pria kelahiran Padang, 27 April 1964 ini sudah lama berkiprah di PT Bank Muamalat Tbk dan menjabat berbagai posisi penting, yakni sebagai Ketua Tim Restrukturisasi Aset, Vice President Kredit & Marketing, Direktur Bisnis, dan Direktur Utama.

Dengan pengalamannya di bidang perbankan dan keuangan tersebut, tak salah jika alumnus Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) ini diberikan kepercayaan untuk menjabat sebagai Direktur Utama PTBA untuk masa bakti 2016-2021.

fuad

Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin

Direktur Pengembangan Usaha

Sebelum diangkat menjadi Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA, pria kelahiran Palembang, 28 Maret 1966 ini berkiprah sebagai Kepala Pengembangan Usaha PT MRT Jakarta, Corporate Services Director PT Indosat Mega Media serta Managing Director / CEO Indosat Singapore Pte Ltd.

Lulusan Teknik Industri-ITI dan MBA dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini berpengalaman dalam berbagai posisi di Group Indosat termasuk di area Pengembangan Usaha, Manajemen Produk, Strategic Marketing, Regional Office Operations dan Corporate Communications.

mega

Mega Satria

Direktur Keuangan

Mega Satria diangkat sebagai Direktur Keuangan PT Bukit Asam Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 11 April 2018. Pria kelahiran Pekanbaru, 23 Oktober 1977 merupakan lulusan S1 Administrasi Bisnis dari Wichita State University-USA dan memperoleh gelar master di bidang Administrasi Bisnis di Loyola University of Chicago-USA.

Perjalanan karirnya dimulai sebagai Treasury Finance Head di HSBC Jakarta sejak 1999-2000, lalu diangkat sebagai Assistance Vice Presiden Asset Product Manager di ABN-Bank Amro (2000-2004), Kepala Pengembangan Bisnis & Distribusi Penjualan di Bank Danamon Syariah (2004-2006), Head of Country Sales & Business Development di Deutsche Bank (2006-2008), Executive Vice President dari Business Development & National Distribution di Sampoerna Strategic (2008-2012). Kemudian beliau memegang posisi penting di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai Corporate Treasurer (2012-2015), Abacus Distribution System Indonesia 2013-2015 (Anak Perusahaan Garuda Indonesia), PT Citilink Indonesia sebagai Chief Financial Officer (2015-2017), dan PT Pengembang Pelabuhan Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Keuangan dan SDM (April 2017 – April 2018).

suryo

Suryo Eko Hadianto

Direktur Operasi dan Produksi

Pria kelahiran Sleman, 22 April 1966 ini ibarat alumnus yang kembali pada almamaternya. Sebelum menduduki posisi sebagai Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA, alumnus S1 Matematika Universitas Gajah Mada dan S2 Manajemen Produksi Universitas Mercubuana ini sempat berkiprah di PTBA sebagai Senior Manager Analisis, Evaluasi & Optimasi Produksi, Senior Manager Perencanaan Korporat, dan Senior Manager Pengembangan Korporat. Selanjutnya, dia bekerja sebagai Direktur Utama PT International Prima Coal, hingga akhirnya kembali ke PTBA.

joko

Joko Pramono

Direktur Sumber Daya Manusia

Jejak rekam pria kelahiran Klaten, 9 Juni 1969 ini cukup gemilang di PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA. Sebelum diangkat menjadi Direktur Produksi, alumnus Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta ini sempat menjabat sebagai Perencanaan Pengembangan Tambang, Manager Corporation Action dan Sekretaris Perusahaan.

adib

Adib Ubaidillah

Direktur Niaga

ahir di Palembang 10 Juni 1968, meraih gelar S1 Fakultas Ekonomi Universitas Sjakhyakirti (2006) dan gelar S2 Magister Manajemen dari Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (2011). Mulai berkarir di PTBA sejak 1992 dan pernah menjabat sebagai Manajer Perbendaharaan PTBA (2007-2011), Senior Manajer Perbendaharaan dan Pendanaan PTBA (2011-2014), Senior Manajer Pemasaran dan Penjualan Batubara PTBA (2014-2016), Direktur Utama PT Bukit Asam Prima (Januari 2016 – April 2016), Sekretaris Perusahaan PTBA (April 2016 – Oktober 2017), General Manajer Komersial PTBA (2017), hingga akhirnya menjabat sebagai Direktur Niaga PTBA.

STRUKTUR ORGANISASI

Data: per Juli 2019