Tebar Manfaat dan Kebaikan

Catatan Harian SMN

Tebar Manfaat dan Kebaikan 

Matahari yang belum menampakkan dirinya seakan tak menyurutkan semangat kami memulai hari baru. Satu per satu barang yang masih tergeletak di setiap sudut ruangan, mulai kami masukkan ke dalam koper dan ransel masing-masing. Mengecek setiap sudut ruangan dan perabotan pun menjadi kewajiban yang tak boleh dilewatkan. “Pastikan tidak ada barang yang tertinggal, ya”, begitulah pesan yang selalu diwanti-wanti kakak-kakak pendamping kepada kami.

Terlebih hari ini kami menuju tempat tujuan baru. Kalianda namanya. Berlokasi di Kabupaten Lampung Selatan, kecamatan yang dikelilingi pantai yang indah ini berjarak lebih kurang 67 kilometer dari kota Bandar Lampung.

Namun, sebelum ke Kalianda, kami singgah terlebih dahulu ke Universitas Negeri Lampung. Di sana, kami mendapat materi tentang sepak terjang Universitas Negeri Lampung sebagai salah satu universitas terkemuka di Provinsi Lampung sekaligus kehidupan akademik di universitas ini. Pengetahuan kami pun terbuka. Kami semakin terdorong untuk terus belajar dan semangat mencapai mimpi bagi masa depan.

Mimpi yang ternyata juga terus ditanamkan oleh BUMN kepada masyarakat sekitar melalui program pengembangan masyarakat. Mimpi masyarakat untuk maju, makmur, dan sejahtera. Mimpi ini berusaha diwujudkan melalui salah satu program yang disebut Rumah Kreatif BUMN.

Beruntungnya rasanya berkesempatan mengunjungi Rumah Kreatif BUMN Bandar Lampung yang dikelola oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Di sana, kami disambut ramah oleh kakak-kakak dari RKB Bandar Lampung. Kakak-kakak tidak hanya mengenalkan tentang apa itu RKB, tapi juga menyelipkan pesan-pesan mengenai kebudayaan dan kebiasaan masyarakat Lampung. Seperti kata pepatah, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Pesan ini tentunya akan kami terapkan dalam perjalanan kami selanjutnya.

Usai salat Jumat, kami bertolak ke Kalianda. Jalan yang berkelok pun mewarnai perjalanan kami yang memakan waktu tempuh lebih kurang 1,5 jam tersebut. Setibanya di Kalianda, kami disambut tarian selamat datang yang ditampilkan oleh siswa SMAN 2 Kalianda.

Di sana, kami mendapatkan paparan mengenai kegiatan dan prestasi yang telah diraih sekolah ini. Beberapa siswa juga mengajak kami berkeliling sekolah untuk menyaksikan langsung kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan oleh para siswa. Sayangnya, waktu yang terbatas harus memisahkan kami. Kami pun saling bertukar kontak untuk dapat melanjutkan diskusi di lain waktu.

Perjalanan kami hari ini pun berlabuh di Pantai Kedu. Di pantai ini, kami melakukan operasi semut bersama para siswa pramuka. Kami menyusuri dan mengumpulkan sampah-sampah yang bertebaran di sepanjang mulut pantai yang telah mengganggu keindahan destinasi wisata ini. Senang rasanya dapat memberikan manfaat bagi sesama dan lingkungan.